DKI Jakarta Izinkan Kendaraan Umum Bawa Penumpang Mulai 8 Juni

DKI Jakarta izinkan angkutan umum beroperasi
Angkutan umum (Foto: Istimewa)

Lintasbekasi.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan kelonggran pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Pasalnya, kendaraan umum nantinya akan diperbolehkan membawa penumpang. Namun, tentunya dengan memperhatikan protokol pencegahan dan penularan COVID-19.

“Kendaraan non-umum, seperti ojek dan mobil, itu bisa beroperasi dengan protokol COVID-19,” ujar Anies.

Dalam pengaturan kendaraan saat PSBB transisi, Anies juga menghimbau untuk mengurangi kapasitasnya menjadi 50 persen untuk angkutan umum dan pribadi. Namun bagi kendaraan pribadi, jika penumpang merupakan satu keluarga atau KTP, maka kapasitas boleh diisi penuh.

Baca juga: Transisi ke New Normal, DKI Jakarta Perpanjang PSBB

“Jadi kendaraan-kendaraan umum bisa beroperasi, dan kendaraan umum ini beroperasi dengan 50 persen kapasitas, dengan menggunakan prinsip jaga jarak,” terangnya.

Sementara itu, Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, mengatakan izin tersebut akan diberikan pada 8 Juni mendatang.

“(Ojek) motor boleh angkut penumpang mulai 8 Juni,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2020).

Baca juga: Adaptasi New Normal, Kota Bekasi Perpanjang PSBB

Penulis: Aulia
Editor: Fazaky