Kabupaten Bekasi Miliki Kawasan Industri Terbesar se-Asia Tenggara

Lintasbekasi.com – Kabupaten Bekasi dahulu terkenal sebagai lumbung padi nasional. Seiring perkembangan zaman, saat ini Kabupaten Bekasi lebih dikenal karena memiliki kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara yang berada di wilayah Cikarang.

Predikat tersebut disematkan bukan tanpa alasan. Saat ini Kabupaten Bekasi memiliki 10 kawasan industri yang 8 diantaranya berada di wilayah Cikarang. Cikarang sendiri terdiri dari lima kecamatan yaitu Cikarang Barat, Cikarang Timur, Cikarang Utara, Cikarang Selatan dan Cikarang Pusat.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian Perindustrian luas kawasan industri di Cikarang mencapai 8.142 hektare (ha). Ini menjadikan Cikarang sebuah kota industri terbesar di Indonesia.

Beberapa diantara kawasan industri tersebut memiliki area yang sangat luas seperti MM2100 Industrial Town dengan luas 2.505 ha, Kawasan Industri Jababeka (2.267 ha), Greenland International Industrial Center (1.000 ha) dan Kawasan Industri Lippo Cikarang (1.645 ha).

Baca juga: Kabupaten Bekasi Refocusing Anggaran Rp1,3 Triliun untuk Penanganan COVID-19

Peran kawasan industri di Kabupaten Bekasi sangat penting untuk perekonomian Indonesia. Tercatat pada tahun 2008 saja omzet kawasan industri di Cikarang telah mencapai USD 35 miliar dan 70% diantaranya berorientasi ekspor.

Selain dihuni ribuan pabrik, kawasan industri di Kabupaten Bekasi juga dilengkapi fasilitas pelabuhan darat milik Jababeka dan pelabuhan laut di Marunda Center serta rencana inland waterways Cikarang Bekasi Laut. Hal ini membuat Kabupaten Bekasi menjadi primadona bagi investor nasional hingga internasional.

Terhitung pada 2008 Penanaman Modal Asing (PMA) yang masuk ke Kabupaten Bekasi tepatnya di Cikarang mencapai 34,46% dari keseluruhan nasional.

Kawasan industri juga berperan besar menjadikan Kabupaten Bekasi memiliki sebuah pusat perkotaan modern di wilayah Cikarang. Beragam fasilitas modern pun hadir seperti pusat perbelanjaan modern, perumahan mewah, hotel, hingga apartemen.

Baca juga: Kabupaten Bekasi Refocusing Anggaran Rp1,3 Triliun untuk Penanganan COVID-19

Penulis: Allawuddin
Editor: Firmadi