Ini Dia, Empat Tips Hadapi Debt Collector

Ilustrasi Debt Collector (Foto: Istimewa)

Lintasbekasi.com – Di tengah kondisi pandemi COVID-19 saat ini masih ada kasus penarikan kendaraan secara sepihak oleh Debt Collector. Berikut ini tips hadapi Debt Collector dari Jeffry Ruby Tampubolon, SH (Managing Partner Kantor Hukum Jeffry Ruby Tampubolon, SH & Rekan).

1. Jangan Kasih Kunci Kendaraan

Debt Collector dari perusahaan pembiayaan (leasing) kerap beraksi di jalan dengan memantau plat nomor kendaraan. Mereka sering disebut oleh masyarakat sebagai Mata Elang. Ketika mereka menemukan kendaraan yang ditarget, maka penarikan langsung di tempat.

Saat Anda berada di kondisi tersebut, jangan sekali-kali serahkan kunci kendaraan. Berikan argumen kepada para Mata Elang bahwa mereka tidak bisa melakukan penarikan secara sepihak di jalan karena itu tidak sesuai peraturan hukum yang ada.

2. Jangan Ikut Mendatangi Kantor Mata Elang

Bila Anda sudah memiliki argumen yang kuat, Mata Elang akan melakukan negosiasi agar bisa mendatangi kantor mereka. Ketika hal ini terjadi, buat argumen yang menghindari ajakan mereka.

Ini perlu dilakukan karena Anda harusnya bernegosiasi dengan perwakilan dari perusahaan pembiayaan bukan pihak ketiga seperti Debt Collector.

Baca juga: PPDB Dikeluhkan Warga, Kantor Hukum Jeffry Ruby Tampubolon & Rekan Buka Posko Advokasi

3. Jangan Ikut Melakukan Tindak Kekerasan

Saat Anda mampu melawan seluruh argumen dari Debt Collector, mereka akan mulai menggunakan tindakan yang represif dan cenderung mengarah tindakan kekerasan.

Selalu kontrol emosi Anda saat menghadapi Debt Collector. Abaikan setiap kata-kata yang memancing Anda untuk bertindak represif terhadap tindakan mereka.

4. Hubungi Kepolisian Terdekat

Apabila ketiga tips di atas sudah dilakukan dan Debt Collector masih terus menyudutkan Anda. Segera hubungi pihak kepolisian dan sampaikan kondisi yang Anda alami.

Baca juga: Klien Diintimidasi, Jeffry Tampubolon Minta Klarifikasi Toyota Astra Finance

Penulis: Firmadi
Editor: Firmadi