Ada Kasus Baru, Kabupaten Bekasi Perpanjang PSBB Proporsional

Ilustrasi Tes COVID-19 (Foto: Istimewa)

Lintasbekasi.com, Cikarang Pusat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi telah mengajukan perpanjangan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB Proporsional) ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

PSBB yang seharusnya berakhir pada Kamis (16/7/2020) akan diperpanjang karena ada temuan kasus baru di Kabupaten Bekasi.

Alamsyah, Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi menginformasikan bahwa selama dua pekan terakhir ada 66 kasus positif baru. Paling banyak berasal dari klaster pabrik PT Unilever Indonesia, Tbk di Kawasan Industri Jababeka.

Pada klaster Unilever terdapat 40 kasus positif terdiri dari 23 orang karyawan dan 17 anggota keluarga dari karyawan.

Baca juga: Kabupaten Bekasi Refocusing Anggaran Rp1,3 Triliun untuk Penanganan COVID-19

Sementara itu, kasus lainnya berasal dari luar Kabupaten Bekasi yang menularkan ke keluarga. Tercatat hingga saat ini sudah 329 warga Kabupaten Bekasi yang positif tertular virus corona. Dari jumlah tersebut 248 orang dinyatakan sembuh dan 21 orang meninggal dunia.

Alamsyah juga menegaskan bahwa selama pelaksanaan PSBB Proporsional terdapat 12 aktivitas yang harus menerapkan pelaksanaan protokol kesehatan. Hal ini mengikuti Surat Keputusan Bupati Bekasi Nomor 440/Kep.274-Dinkes/2020.

Aktivitas yang diawasi secara ketat oleh pemerintah mulai dari kegiatan sekolah, bekerja di tempat kerja, keagamaan, pariwisata hingga kegiatan sosial kebudayaan masyarakat.

Baca juga: Pemkab Bekasi Revitalisasi Pasar Induk Cibitung Jadi Standar Nasional

Penulis: Alawuddin
Editor: Firmadi