Masih Zona Kuning, Kota Bekasi Tetapkan 4 Sekolah Jadi Percontohan

Pelaksanaan Belajar Tatap Muka di Kota Bekasi (Foto: Cynthia Lova/Kompas)

Lintasbekasi.com, Bekasi Timur – Kota Bekasi masih termasuk zona kuning dalam penyebaran Virus Corona. Meski begitu Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah mengizinkan 4 sekolah percontohan untuk melaksanakan belajar tatap muka langsung.

Empat sekolah yang jadi percontohan yaitu, Sekolah Victory Plus, SD Islam Al Azhar Jaka Permai, SMP Negeri 2 Kota Bekasi dan SD Negeri 6 Pekayon Jaya. Keempatnya jadi percontohan karena memiliki sarana dan prasarana sesuai protokol COVID-19.

Inayatullah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengatakan percontohan belajar tatap muka akan dimulai pada 20 Juli 2020. Dari jadwal yang seharusnya pada 13 Juli 2020.

“Tanggal 13 Juli 2020 kemarin kan belum lengkap (administrasi), guru kan harus di-rapid test seluruhnya,” kata pria yang akrab disapa Inay, Jumat, (17/7/2020).

Baca juga: PPDB Kota Bekasi Jalur Zonasi Dikeluhkan Orang Tua Siswa

Inay menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mengikuti Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri dalam pelaksanaan belajar tatap muka untuk seluruh sekolah di Kota Bekasi.

Tetapi terkait sekolah percontohan untuk simulasi belajar tatap muka tetap dilaksanakan. Ini dilakukan sebagai bahan evaluasi untuk sekolah lain di Kota Bekasi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro mengaku tidak bermasalah dengan keputusan yang ditetapkan Pemkot Bekasi untuk mengizinkan empat sekolah belajar tatap muka.

“Kalau sudah dapat izin silakan, jika belum ya jangan lah. Tapi kalau sudah diinfokan tanggal 20 itu berarti diasumsikan sudah dapat izin. Sekolah tatap muka juga harus dapat izin dari orang tua siswa,” ucap pria yang disapa Bang Choi ini.

Bang Choi meminta Pemkot Bekasi untuk selalu berkoordinasi dan meminta izin kepada Gubernur Jawa Barat terkait empat sekolah percontohan tersebut.

Baca juga: Persiapan New Normal, Guru Sekolah Wajib Ikuti Rapid Test

Penulis: Ghani N
Editor: Firmadi