Bir Pletok, Minuman Tradisional Khas Bekasi

Bir Pletok, Minuman Tradisional Khas Bekasi (Foto: Aditya Sandy/Lintasbekasi)

Lintasbekasi.com – Bir Pletok adalah minuman tradisional khas Bekasi paling terkenal. Berbeda dengan bir yang umumnya mengandung alkohol, Bir Pletok tidak sama sekali memiliki kandungan alkohol.

Minuman tradisional ini justru dibuat dengan menggunakan rempah-rempah yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Ada kapulaga, cengkeh, jahe, serai, kayu wanis, kayu secang, dan pala.

Campuran rempah-rempah tersebut menghasilkan citarasa yang unik. Ada manis, hangat dan sedikit pedas dengan aroma yang wangi.

Asal usul bir pletok bermula dari keinginan masyarakat pada masa kolonial yang ingin mengikuti kebiasaan warga Belanda meminum wine saat perayaan. Namun karena mayoritas warga beragama islam, mereka pun tidak bisa ikut minum wine karena dilarang oleh agama.

Alhasil masyarakat berinisiatif membuat sebuah minuman yang bisa menghangatkan tubuh seperti wine tapi tidak memabukkan. Terciptalah sebuah minuman bir yang tidak mengandung alkohol dan diberi nama Bir Pletok.

Baca juga: Ini Makanan Khas Bekasi yang Harus Kamu Ketahui

Nama Bir Pletok sendiri terinspirasi dari bunyi pletok yang muncul saat warga Belanda membuka tutup botol wine dengan kata bir.

Tetapi ada juga yang berpendapat minuman tradisional etnis Betawi ini berasal dari kata bi’run yang berarti abyar atau sumber mata air. Serta bunyi pletok yang muncul saat proses pembuatan di bambu, dituang ke teko dan dikocok.

Minuman tradisional khas Bekasi ini selain bercitarasa unik juga memiliki beragam kandungan manfaat. Diantaranya memperlancar peredaran darah, mengatasi nyeri lambung, memulihkan radang sendi, mengobati migran dan menghangat tubuh.

Penyajiannya pun bisa menyesuaikan dengan selera masyarakat. Bisa disajikan saat panas dan dingin serta aman dikonsumsi orang dewasa hingga anak-anak.

Baca juga: Kedai Bang Jay, Restoran Nuansa Islam di Rawalumbu

Penulis: Firmadi
Editor: Firmadi