Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Cabut Kesepakatan Terkait Pemilihan Ulang Wabup

Kantor DPRD Kabupaten Bekasi (Foto: Istimewa)

Lintasbekasi.com, Cikarang Pusat – Polemik pemilihan Wakil Bupati Bekasi berlanjut. Perkembangan terkini, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha mencabut kesepakatan yang tertulis pada rapat di Kantor Kementerian Dalam Negeri.

Aria Dwi Nugraha melalui surat yang bernomor 170/970-DPRD membantah berita acara rapat pengisian jabatan Wakil Bupati Bekasi Tahun 2017-2022. Dalam suratnya Aria mengaku dalam kondisi kurang sehat dan keliru saat menandatangani berita acara rapat tersebut.

Keputusan membatalkan kesepakatan pada rapat tersebut juga didasari adanya poin yang tidak sesuai dengan penyampaian saat rapat di Gedung A Kementerian Dalam Negeri.

Langkah yang diambil Aria memunculkan beragam tanggapan dari pihak Kemendagri dan Provinsi Jawa Barat. Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Budi Santoso mengaku kaget setelah mendengar keputusan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Tempat Hiburan dan Wisata Selamatkan APBD Kota Bekasi

“Sebelum diketik kan dibaca bersama-sama. Kan kesepakatan rapat, namanya kesepakatan rapat itu kesepakatan semua yang hadir, kan pada tandatangan semua. Dia (Ketua DPRD) kan ikut baca, namanya politik itu suka susah deh,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum Sektretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Eni Rohyani menilai tindakan Aria menunjukkan itikad tidak baik. Oleh karena itu pihaknya akan memanggil Aria untuk meminta penjelasan lebih lanjut terkait penarikan kesepakatan tersebut.

Hingga saat ini, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha belum menjelaskan lebih lanjut terkait surat pencabutan kesepakatan tersebut.

Baca juga: Polemik Pemilihan Wabup Bekasi, Tim Verifikasi Temukan Kejanggalan

Penulis: Adi N
Editor: Firmadi