Klaster Industri Tingkatkan Kasus COVID-19 di Kabupaten Bekasi

Pekerja di Pabrik Saat Pandemi COVID-19 (Foto: Muhammad Azzam/Wartakota)

Lintasbekasi.com – Kasus COVID-19 di Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan yang signifikan di akhir Agustus ini sejak ditemukan klaster industri. Saat ini tercatat ada dua industri besar di Kabupaten Bekasi yang sedang menangani kasus COVID-19.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan industri besar yang terdapat klaster COVID-19 adalah Pabrik LG di Kawasan MM2100. Di pabrik perakitan barang elektronik ini tercatat ada 242 pekerja positif COVID-19.

“Kasusnya lumayan banyak yang positif di mana domisili mereka yang terpapar covid ada di Kabupaten Bekasi, DKI Jakarta dan Kabupaten Karawang. Mereka (yang terpapar Covid-19), sudah dilakukan isolasi mandiri di President University,” kata Emil sapaan Ridwan Kamil.

Baca juga: Pasien COVID-19 Kota Bekasi Dibebaskan Biaya Perawatan

Selanjutnya klaster industri kedua ditemukan di pabrik Suzuki. Di pabrik perakitan kendaraan bermotor yang beradi Tambun tersebut ada 71 pekerja positif COVID-19. Akibatnya kapasitas produksi perusahaan asal Jepang ini diturunkan hingga 50%.

Emil meminta pengelola pabrik meningkatkan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan.

“Waspada kepada seluruh industri di industri terutama di Jabar bahwa klaster ini menunjukkan industri tidak kebal. sehingga tolong hati-hati jangan sampai akhirnya sudah buka untuk pemulihan ekonomi malah tutup lagi karena ada klaster baru,” ujar Emil.

Adanya klaster industri membuat pasien positif COVID-19 di Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan signifikan dua hari terakhir. Tercatat pada 26 Agustus kasus positif ada 674 lalu mengalami peningkatan drastis menjadi 880 pada 27 Agustus. Sementara hingga 28 Agustus ada 897 kasus positif COVID-19 di Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Gawat, Ada Ratusan Pekerja Pabrik LG Bekasi Positif COVID-19

Penulis: Adi N
Editor: Firmadi