Senin, Oktober 14, 2019

5 Kawasan Pengembangan TOD di Bekasi Akan Rumuskan RDTR Baru

Alat berat beraktivitas di pembangunan proyek Kereta cepat Jakarta-Bandung di Cibuntu, Kabupaten Bekasi (Foto: Antara)

Lintasbekasi.com, Bekasi Barat – Pembangunan transportasi oleh pemerintah pusat di Kota Bekasi, membuat Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) daerah itu harus diubah pada 2020 nanti.

Hal tersebut dikarenakan lima kawasan yang jadi TOD (transit oriented development), transportasi publik antar daerah itu harus ditingkatkan statusnya.

Kabid Perencanaan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Erwin Guwinda mengatakan, Dari kawasan berpenduduk rendah menjadi berpenduduk tinggi

“Memang, pada 2020 nanti, rencananya RDRT akan diubah oleh bagian tata ruang. Perubahan itu disebabkan banyaknya PSN (proyek strategi nasional) yang sebentar lagi beroperasi di Kota Bekasi,” ucapnya.

Ia menambahkan, lima kawasan itu berada di Bekasi Timur, Bekasi Barat, Cikunir I, Cikunir II, dan Jaticempaka, Pondokgede. Semua kawasan itu menjadi bagian dari pembangunan Light Rail Transit (LRT) yang terhubung ke DKI Jakarta, Depok dan Bogor.

“Jadi kita harus siap mengubah RDTR, karena kalau tidak akan sulit menatanya nanti,” ucapnya juga.

Sekarang ini, kata Erwin juga, ada beberapa perubahan bilamana RDTR dibahas. Seperti infrastruktur jalan, peningkatan kawasan menjadi pemukiman dengan penduduk tinggi, dan intensitas bangunan, Arah pembangunan akan diarahkan ke rumah hunian vertikal.

Baca juga: Pelaku Pencurian Monitor Tewas di Kali Kobra saat Diuber Warga

“Perubahan infrastruktur jalan itu harus segera dilaksanakan. Misalkan, lebar jalan yang ada di Kawasan Jaticempaka hanya memiliki lebar 5 meter. Seharusnya, sebagai kawasan TOD harus mempunyai lebar 12 meter, Karena nantinya bakal banyak kendaraan yang melintas,” ujarnya.

Rencananya, kata dia lagi, perubahan RDTR meski akan dilakukan pada 2020 nanti tapi perencanaan kegiatannya sudah masuk dalam pembahasan anggaran. Jadi, tahun depan sudah bisa direalisasikan.

“Kalau untuk perencanaan biaya kan sudah dibahas pada 2019 ini,” jelasnya.

Penulis : Adinda
Editor : Adinda

Berita Terkini