Senin, September 23, 2019

Asal-Usul Bekasi, Memutuskan Pisah dari Jakarta

Kondisi Bekasi Tahun 1950-an (Foto: Istimewa)

Lintasbekasi.com – Pada mulanya, Bekasi bukanlah daerah yang berdiri sendiri seperti sekarang. Wilayah yang terdiri dari Kota dan Kabupaten ini adalah bagian dari Jakarta.

Akan tetapi, saat pemerintahan Republik Indonesia Serikat (RIS 1950), tokoh masyarakat Bekasi ingin keluar dari Distrik Federal Jakarta.

Mereka berharap agar Bekasi dimasukkan ke dalam Republik Indonesia.

Sejarawan Bekasi, Ali Anwar, menyatakan dia pernah menanyakan hal itu kepada salah satu tokoh yang mendorong keluarnya Bekasi dari Distrik Federal Jakarta, Lukas Kustaryo.

Dari cerita Ali, Lukas sebenarnya tidak menginginkan Bekasi keluar dari Jakarta. Hanya saja, cara tersebut dilakukan untuk mendorong masuknya Jakarta ke Republik Indonesia.

Setelah meminta untuk dimasukkan ke Republik Indonesia, warga Bekasi menuntut agar Kabupaten Jatinegara diganti dengan Kabupaten Bekasi.

Wilayah tersebut meliputi Jatinegara, Cawang, Kebayoran.

Baca juga: Monumen Bambu Runcing Jalan Juanda, Lambang Semangat Kota Bekasi

Kata Ali, wilayah tersebut bersinggungan dengan Jakarta Timur dan Selatan.

Ia menambahkan, pada mulanya Kantor Kabupaten Bekasi berada di Jatinegara. Kantor pemerintahan tersebut resmi dipindahkan pada 1962.

Lanjut Ali, setelah Kabupaten Jatinegara merubah namanya menjadi Kabupaten Bekasi, wilayah tersebut dimasukkan ke Provinsi Jawa Barat.

Ketika disinggung soal wacana Provinsi Bogor Raya, Ali menyatakan, sejarah Kota Bekasi dan Bogor memiliki akar yang berbeda.

Jika Bogor adalah bagian dari kerajaan Pasundan, Kota Bekasi dulunya punya sejarah dengan Kerajaan Tarumanegara.

Ali menuturkan, Tarumanegara adalah kerajaan pertama di Pulau Jawa, hampir setua Kutai. Karena itu, Bekasi mempunyai akar sejarah yang lebih dalam.

Akhirnya, ia menegaskan, kebutuhan integrasi wilayah tersebut sangat penting dilakukan. Hal itu berkaitan dengan pengelolaan lingkungan, seperti sungai.

Baca juga: Tugu Perjuangan Jalan Agus Salim, Bentuk Peristiwa ‘Bekasi Lautan Api’

Penulis: Fazaky
Editor: Fazaky

Berita Terkini