Senin, Oktober 14, 2019

Dishub Keluarkan Aturan Pembatasan Truk Pengangkut Tanah di Jalan Raya Babelan

Truk Tanah Melintas di Bekasi (Foto: Istimewa)

Lintasbekasi.com, Babelan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi akan mengeluarkan sebuah aturan. Hal itu terkait pembatasan kendaraan dump truk atau truk pengangkut tanah yang melintasi Jalan Raya Babelan.

Pasalnya, truk tanah hanya diperbolehkan melintas di Jalan Raya Babelan dari pukul 22.00-05.00 WIB.

Atas hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha mendukung kebijakan tersebut. Hanya saja, ia meminta pembatasan truk tanah harus dilakukan di seluruh jalan Kabupaten Bekasi.

“Ini kan jadi keluhan warga dan pengendara, jangan disatu titik jalan saja. Terus juga harus ada surat edaran Bupati terkait ini biar lebih kuat bagi perusahaan atau operator truk tanah itu,” jelas dia.

Selain itu, agar memberikan fungsi yang optimal lagi kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, pihaknya juga akan mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) yang mengatur penindakannya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi mulai membatasi kendaraan dump truk atau truk pengangkut tanah yang melintasi Jalan Raya Babelan di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Alasan Adanya Pembatasan

Pembatasan itu dilakukan pembatasan jam operasional itu dipicu karena truk pengangkut tanah kerap menimbulkan kemacetan, kerusakan jalan hingga kecelakaan.

Kini pihaknya, masih menyusun aturan terkait jam operasional tersebut.

“Kamu tengah persiapkan peraturan untuk membatasi operasional dump truk di wilayah Jalan Raya Babelan.Dalam waktu dekat ini kami berlakukan, jadi tidak semua truk bisa melintas,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna, Kamis (26/9/2019).

Baca juga: Tahun 2020, Menhub Budi Karya Pastikan Kendaraan yang Melebihi Muatan akan Dilarang

“Kamu tengah persiapkan peraturan untuk membatasi operasional dump truk di wilayah Jalan Raya Babelan.Dalam waktu dekat ini kami berlakukan, jadi tidak semua truk bisa melintas,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna, Kamis (26/9/2019).

Berdasarkan hasil kesepakatan pemerintah, warga, DPRD, maupun unsur Muspika truk hanya diperbolehkan melintas di Jalan Raya Babelan dari pukul 22.00-05.00 WIB.

Dalam waktu dekat, kata Yana, pihaknya akan memberikan surat edaran kepada masing-masing perusahaan serta operator dump truk agar dapat mentaati kebijakan dan peraturan ini.

“Kita akan berikan surat edaran, dan harus di cerna baik-baik oleh operator dump truk dan patuhi. Jika melanggar akan ada tindakannya,” ungkap dia.

Diketahui, adanya truk pengangkut tanah itu sangat merugikan warga. Pasalnya, sopir truk tanah itu kerap ugal-ugalan sehingga menyenggol sepeda motor hingga tewas terlindas.

Belum lama ini truk tanah itu memakan korban jika, pengedara motor tewas terlindas hingga mendapatkan protes warga dengan merusak truk tanah tersebut.

Penulis: Jamilah
Editor: Jamilah

 

Berita Terkini