Senin, Februari 17, 2020

Eka Supria Atmaja Dukung Mentan, Siap Jaga Lahan Tani dari Alih Fungsi

Ilustrasi Sawah (Foto: Pak Tani Digital)

Lintasbekasi.com – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta agar pelaku alih fungsi lahan pertanian dipidanakan. Sikap ini didukung penuh oleh Eka Supria Atmaja selaku Bupati Kabupaten Bekasi.

Bahkan, sikap tegas Syahrul Yasin Limpo tersebut, ungkap Eka, bakal juga diterapkan di wilayahnya dengan regulasi yang ada terkait pertanian.

“Bekasi ingin mempertahankan lahan pertanian yang potensial. Apalagi di Bekasi menjadi wilayah perumahan dan industri strategis, jangan sampai mengganggu persawahan,” ujar Eka dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Baca juga: Musim Hujan, Harga Cabai di Bekasi Tembus Rp 90 Ribu Per Kilogram

Eka menuturkan, tanah pertanian yang subur serta mendukung komoditas produksi di Bekasi tetap harus terus ada berkelanjutan.

“Tidak boleh ada nantinya lahan pertanian yang subur berubah fungsi menjadi ke peruntukan lainnya. Akhirnya merugikan tingkat produksi dan kesejahteraan petani Bekasi,” ucap Eka.

Eka menyebutkan, panen raya di Bekasi berhasil mencapai produksi membanggakan di tahun 2019. Eka tidak ingin akibat disfungsi lahan pertanian membuat produksi serta panen Bekasi terseok. Sebelumnya, Syahrul Yasin Limpo kerap mengingatkan agar pihak pemerintah daerah melalui Distan benar-benar menjaga keberlangsungan lahan pertanian agar tidak beralih fungsi.

Kerugian besar pada capaian produksi serta sekitar 10 ribu hektare areal sawah kebanjiran terjadi akibat alih fungsi lahan di beberapa daerah. Syahrul Yasin Limpo telah meminta pihak kepolisian supaya menindak tegas lalu memproses hukum pelaku alih fungsi lahan pertanian yang melanggar ketentuan aturan.

Baca juga: Pemkot Bekasi Ajukan Anggaran Rp 1 Miliar ke Pemerintah Pusat Untuk Perbaikan Jembatan Patal

Penulis: Fazaky
Editor: Fazaky

Berita Terkini