Sabtu, Desember 14, 2019

“Kita Saksi”

“Kita Saksi”

Sore itu menjelang lembayung merekah merahnya, menanti kita selesai menangis.
Setelah itu,
keduanya mencenderai hati dengan perkataanya, tanpa peduli akibatnya.
Kita murka karena tak pernah dihargai,
apalagi Tuhan yang selalu dijawab ‘nanti’ setelah panggilannya.

Kita hanya bisa menangis dalam doa, dan berduka pada kenyataan yang menimpanya.
Kita lebur bersama puing atap yang melindunginya dari hujan yang meratap, juga bersama takdir yang mengalir mengisi doa doa yang terlupakan.

Pada akhirnya kita saling membantu tanpa pandang bulu,
Mendoa pada rasa yang sengsara, dan
Bertekuk lutut pada kuasa.

Kita menjadi salah satu saksi kebesaran Tuhan,
Juga
Salah satu saksi kemurkaan-Nya.

Karya: Mahawira Laksono Jati

Berita Terkini