Senin, Februari 17, 2020

Komplotan Begal di Cikarang Tertangkap Polisi di Rumah Kosong

Ilustrasi Begal (Foto: Istimewa)

Lintasbekasi.com, Cikarang Barat – Komplotan begal sadis bersenpi di kawasan Cikarang, tertangkap anggota kepolisian dari Polsek Cikarang Barat.

Selain bersenpi, terkadang kelompok begal sadis Cikarang bawa sajam dengan tujuan melukai para korbannya.

Total pelaku komplotan begal sadis Cikarang sebanyak 5 orang berhasil ditangkap polisi.

Yaitu RJ (25), RB (22), AQL (19), DND (20), dan UDY (16).

Terakhir kali mereka beraksi di wilayah Cikarang Barat pada 28 Januari 2020 sekitar pukul 11.00 WIB.

“Kami dari tim Polsek melakukan penyelidikan setelah mendapat laporan dari korban dan langsung menangkap para pelaku,” ujar Wakapolsek Cikarang Barat AKP Sutrisno kepada wartawan di Polsek Cikarang Barat, Rabu (5/2/2020).

Penangkapan pelaku berawal dari DND lalu dikembangkan dengan menahan RB.

Dari pengakuan RB mereka memiliki markas di suatu rumah kosong wilayah Cikarang.

Baca juga: Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Kali Irigasi Gegerkan Warga

Pelaku Tak Ragu Takuti dan Tusuk Korban

Dari pengembangan tersebut, polisi kemudian menangkap tiga pelaku lainnya itu yaitu RJ, AQL, dan UDY di rumah kosong itu.

“RJ kami tembak kakinya karena berusaha melawan polisi saat ingin ditangkap,” jelasnya.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Iptu Awang Parikesit sebut kelompok ini beraksi pakai 2 motor.

Mereka memepet sasaran, lalu menendang korban hingga terjatuh.

Pelaku tak ragu menusuk senjata tajam dan menakut-nakuti menggunakan tembakan mainan ke korban jika korban melawan.

Lebih lanjut menurut Awang, para pelaku ini memilih target pengendara motor yang berhenti di pinggir jalan. Para pelaku memiliki peran masing-masing.

“Ada yang mepet, ada yang mengeksekusi, ada yang bacok, ada yang mengambil motor,” tutur dia.

Polisi juga menyita barang bukti berupa satu celurit dan tujuh sepeda motor korban, uang sebesar Rp. 500.000, satu box gagang kunci, satu pistol mainan, dan satu sweater pelaku.

Pelaku dijerat Pasal 363 juncto 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana paling lama sepuluh tahun penjara.

Baca juga: Anak 12 Tahun Tenggelam di Kali Bekasi, Ditemukan Tewas

Penulis: Fazaky
Editor: Fazaky

Berita Terkini