Senin, Februari 17, 2020

Masker Makin Langka di Bekasi, Harga Meningkat Drastis

Masker N95 (Foto: Istimewa)

Lintasbekasi.com, Bekasi Timur – Stok masker menjadi semakin langka sejak penjualan masker di toko alat kesehatan meningkat. Hal itu juga mengakibatkan harga masker menjulang tinggi.

Ayu Supendi, salah satu karyawan toko alat kesehatan Ksatrial Medical, mengatakan stok masker itu mulai terasa langka semenjak merebaknya virus corona belakangan ini.

“Banyak banget ini permintaannya, sampai-sampai cepat banget habisnya masker. Terakhir itu ada yang beli langsung ngeborong sepuluh dus,” ujar Ayu di tokonya di Jalan Ir Haji Juanda, Jumat (7/2/2020).

Ayu mengatakan, saat ini pembelian masker pun mulai dibatasi distributor.

Biasanya ia membeli 20 karton atau ribuan boks masker. Kini, Ayu hanya bisa membeli lima karton atau isi ratusan masker.

“Sudah dibatasin sekarang, terakhir saya dapat lima karton doang malah sekarang sudah tidak ada lagi kalau kita beli. Makanya sekarang kita tidak jual,” ucap Ayu.

Hal ini juga dirasakan pedagang alat kesehatan lainnya, Nur, penjaga toko Pratama Medic.

Baca juga: Musim Hujan, Harga Cabai di Bekasi Tembus Rp 90 Ribu Per Kilogram

Harga yang Meningkat Diprotes Masyarakat

Sulitnya mencari masker ke pabrik hingga distributor baru pertama kali dirasakan olehnya.

“Pabrik sama supplier sudah angkat tangan buat stok ke toko-toko. Palingan kita beli masker sedapatnya aja, kayak ke pasar ketemu masker ya sudah beli. Ya begitu memang keadaannya,” ucap Nur.

Selain keberadaannya yang langka, Nur mengatakan harga masker itu pun menjulang tinggi.

Misalnya saja, masker yang paling laku di pasaran, yakni merek Sensi itu dijual saat ini Rp 150.000, sebelumnya masker ini hanya dijual Rp 20.000 per boks di pasaran.

Satu boks masker merek Sensi berisi 50 buah.

Lalu kemudian, masker N95 yang biasanya dijual Rp 250.000 per boks, kini sudah dibanderol harga Rp 1.500.000. Satu boks masker N95 dengan merek 3M berisi 20 buah.

Harga yang meningkat itu pun tak sering diprotes masyarakat yang membelinya.

“Banyak banget yang nanya, kok mahal banget sih mau untung banyak ya? Padahal memang di pasaran mahal, di online saja udah mahal,” tutur dia.

Baca juga: 6 Tips Merencanakan Keuangan untuk Liburan Akhir Tahun

Penulis: Fazaky
Editor: Fazaky

Berita Terkini