Senin, Oktober 14, 2019

Mengantongi 20 Atlet Muay Thai Kota Bekasi Siap Hadapi Porda Jawa Barat XIV 2022

Cabang Olahraga Muay Thai Kota Bekasi (Foto: Fitnesiablog)

Lintasbekasi.com, Rawalumbu – Muay Thai Indonesia (MI) Kota Bekasi mulai mengasah kekuatan atlet mereka. Hal itu dilakukan untuk menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIV 2022. Bahkan atlet barupun diikut sertakan dalam mengisi sejumlah nomor Porda.

Selain itu, proses seleksi atlet bakal dijalankan cabang olahraga Muay Thai Kota Bekasi sebagai awal persiapan menghadapi olahraga multi event empat tahunan nanti.

Tidak hanya itu, beberapa atlet yang dipersiapkan dari hasil seleksi juga bakal bergabung dalam program pemusatan latihan cabang (Pelatcab).

Ketua MI Kota Bekasi, Ardianto menjelaskan, meski atlet peraih medali Porda 2018 masih bisa bertanding, pihaknya memilih menambah atlet untuk mengisi sejumlah nomor yang akan dipertandingkan di Porda.

”Kita sudah memiliki cukup sumber medali emas dari atlet yang kita miliki saat ini, tapi tetap kita akan jalankan seleksi, menambah atlet potensial,” ujarnya yang dilansir dari Radar Bekasi.

Baca juga: Pengurus Daerah Muay Thai Jawa Barat Adakan Evaluasi

Lanjut pria yang akrab disapa Anto ini, pada proses babak kualifikasi hingga Porda 2022 berharap bisa mengisi semua nomor pertandingan.

”Atlet akan disiapkan semua kelas dari yang dipertandingkan di porda. Atlet eks Porda 2018 masih bisa mengisi 26 kelas tapi infonya akan ada penambahan 30 kelas di Porda, jadi kita coba maksimalkan dengan menambah atlet,” bebernya.

Pihaknya menargetkan Porda tiga tahun mendatang bisa mendulang lima medali emas. ”Dari sekian kelas yang ada, target kita ada di lima emas,” ucapnya.

Infonya, kini Muay Thai Kota Bekasi mengantongi 20 atlet yang tengah dipersiapkan untuk Porda 2022. Jumlah tersebut dinilai belum cukup untuk mengisi semua nomor Porda.

”Kalau secara perhitungan, 25 atlet sebenarnya sudah cukup. Tapi saya tetap akan mencari sesuai dengan kelas yakni sebanyak 30. Selanjutnya, tetap ada seleksi dengan menerjunkan pada setiap kejuaraan,” tambahnya.

Kejuaraan dipilih Pengcab untuk mengukur kemampuan atlet selama menjalani latihan. ”Misalnya, kalau di setiap pertandingan tidak naik (kalah,red). Ya mau gak mau tidak kita masukan di tim Porda,” pungkasnya.

Penulis: Jamilah
Editor: Jamilah

Berita Terkini