Mengenal Camat Nata, Jawara Asal Cibitung

Jawara
Ilustrasi Jawara (Gambar: Istimewa)
Jawara
Ilustrasi Jawara (Gambar: Istimewa)

Lintasbekasi.com – Bernama lengkap Nata bin Sedan, dalam setiap rujukan yang berhubungan dengan nama beliau, selalu ada kesimpulan yang sama. Pejuang yang anti perundingan. Bagi Camat Nata, untuk mengalahkan penjajahan, hanya ada satu cara, yaitu perang.

Nata bin Sedan lebih sering dikenal dengan sebutan Camat Nata. Meski buta huruf, Camat Nata memiliki anak buah paling banyak atas kharismanya. Kawan dan lawan pun segan terhadapnya. Tak hanya itu, Beliau masuk dalam daftar intelijen Belanda sebagai orang yang berbahaya. Dicari hidup atau mati.

Ideologi Camat Nata lebih mirip Laskar Rakyat Jakarta Raya (LRJR). Sebuah laskar garis keras yang menuntut kemerdekaan 100 persen. Pada Februari 1948, Camat Nata dan anak buahnya bergabung dengan Divisi Bambu Runcing. Divisi yang dibentuk secara rahasia oleh Jenderal Sudirman dan Tan Malaka.

Baca juga: Mengenal KH Noer Ali, Pahlawan Nasional Asal Bekasi

Misi utama Divisi Bambu Runcing adalah melakukan perlawanan terhadap Belanda. Namun, keberadaan mereka tidak diakui pemerintah. Apabila terjadi sesuatu terhadap mereka, pemerintah tidak bertanggung jawab. Lokasi operasinya di Bekasi dan daerah sekitarnya.

Pasukan Camat Nata pernah bekerjasama dengan pasukan TNI pimpinan Sambas Atmadinata melawan Bekasi. Namun gerakan TNI terhenti karena perjanjian Roem-Royen pada 7 Mei 1949. Tetapi, Pasukan Camat Nasa mengabaikannya. TNI pun menganggap Pasukan Bambu Runcing sebagai kelompok pemberontak.

Pertikaian saudara terjadi antara TNI dan Pasukan Bambu Runcing dan baru berhenti setelah Camat Nata ditangkap. Pada Maret 1954, Presiden Soekarno mengeluarkan amnesti terhadap beliau. Karena pemerintah mengetahui bahwa pemberontakannya tersebut merupakan wujud cinta tanah air beliau dan benci terhadap penjajahan.

Camat Nata wafat pada 12 Mei 1990. Terletak di daerah Cibitung, pemerintah meletakan bendera merah putih di makamnya. Banyak warga yang tidak mengenal tokoh yang satu ini. Padahal ia merupakan pahlawan perlawanan Rakyat Bekasi – Purwakarta melawan Belanda.

Baca juga: Mengenal Hadji Djole, Pahlawan Bekasi Paling Ditakuti Militer Belanda

Penulis: A.S
Editor: A.S

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here