Sabtu, Desember 14, 2019

Mobil Kancil Diusulkan Jadi Transportasi Perumahan Bekasi

Mobil Kancil milik Koperasi Organda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Foto: Pradita Kurniawan Syah/Antara)

Lintasbekasi.com, Cikarang Pusat – Angkutan Ramah lingkungan atau yang disebut mobil kancil akan segera dioperasikan di Kabupaten Bekasi. Rencananya berkaitan dengan momentum hari perhubungan nasional, mobil tersebut akan diperkenalkan, Kamis (19/9/2019) besok.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Yana Suyatna mengatakan pada momen itu, Kepala Dinas Perhubungan se-Jawa Barat akan melihat langsung desain produk mobil kancil.

Rencananya, mobil kancil itu akan beroperasi di seluruh wilayah perumahan sebagai angkutan ramah lingkungan.”Mobil itu rencananya hanya untuk kawasan perumahan saja, tidak sampai jalan protokol,” kata Yana, Rabu (18/9/2019).

Namun, pada momentum hari perhubungan nasional mobil itu belum dapat beroperasi. Pasalnya, saat ini sifatnya baru sampai perkenalan.

“Belum bisa beroperasi, hanya perkenalan saja, perkenalannya prosesnya masih harus kami bahas,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, Mobil Kancil itu diusulkan oleh Koperasi Anggota Organda (Koanda) Kabupaten Bekasi untuk menjadi angkutan umum di lingkungan perumahan. Mobil Kancil atau mobil mini merek Bajaj Qute itu dianggap lebih efektif ketimbang ojek motor.

Baca juga: Pemprov Jabar Beri Dana Bantuan Rp 9 Miliyar Untuk BCCP Kota Bekasi

Diusulkan jadi Transportasi Warga Perumahan Bekasi

Ketua Koanda Kabupaten Bekasi, Yaya Ropandi mengatakan mobil kancil itu sangat cocok digunakan sebagai transportasi di komplek perumahan. Apalagi saat musim hujan, penumpang tak akan kehujanan berbeda dengan jika naik ojek.

“Jadi ini kita akan usulkan ke Dishub Kabupaten Bekasi, agar diproses perizinannya,” sambung Yaya.

Menurutnya, sampai sekarang banyak perumahan di Kabupaten Bekasi yang belum terjamah angkutan umum membuat kehadirian mobil kancil ini sangat dibutuhkan.

Dengan adanya mobil kancil ini nantinya bisa mengangkut para warga perumahan yang ingin menuju ke Stasiun, Terminal atau ke lokasi yang ada angkutan umumnya.

Yaya menuturkan, usulan kendaraan mobil kancil berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 117 Tahun 2017 tentang Angkutan Tidak Dalam Trayek. Di antaranya angkutan sewa, angkutan karyawan dan antar jemput.

“Kancil termasuk angkutan antar jemput yang ada dalam kawasan perumahan. Harapan kita kendaraan ini bisa segera beroperasi. Karena muatannya bisa dua sampai tiga orang. Sedangkan ojek cuma bisa angkut satu orang saja,” tutupnya.

Penulis: Adinda
Editor: Adinda

Berita Terkini