Senin, Oktober 14, 2019

Pelaku Pencurian Monitor Tewas di Kali Kobra saat Diuber Warga

Pelaku Pencurian yang Tewas di Kali Kobra (Foto: JPNN)

Lintasbekasi.com, Tambun Selatan – Pelaku pencurian monitor alat berat di Kampung Kobra, Desa Setiadarma ditemukan tewas mengapung di Kali Kobra. Pria berinisial MM (17) tewas lantaran melarikan diri saat dipergoki warga.

Tak sendiri, ia beraksi bersama lima orang rekannya. Dua orang menunggu di mobil sementara tiga orang lainnya, MM bersama AD (21) dan R (21) turun untuk mengambil barang curian.

Kapolsek Tambun, Kompol Siswo, mengatakan ketiga orang tersebut dipergoki warga. Mereka pun langsung lari dan menyeburkan diri ke Kali Kobra di dekat lokasi pencurian. Selanjutnya, AD dan R ditangkap warga. Sementara, MM tidak ditemukan.

Dikemudian hari, Senin (23/9), polisi mendapatkan laporan adanya mayat yang mengapung di Kali Kobra. Petugas pun datang ke lokasi dan melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Mengingat kejadian pencurian pada hari sebelumnya, pihak kepolisian menanyakan ke AD dan R tentang mayat tersebut. Mereka pun mengungkap bahwa mayat tersebut merupakan MM. Hal itu diketahui dari gelang di tangan MM.

“Kita tetapkan mayat tersebut salah satu pelaku pencurian, karena keterangan dari dua orang rekan pelaku yang sudah berhasil ditangkap bahwa mayat tersebut masih menggunakan gelang tangan, dan namanya Miftah Muhdin, seperti yang disampaikan kedua pelaku,” katanya, Senin (23/9/2019).

Siswa menjelaskan, untuk mengambil layar monitor alat berat membutuhkan keahlian karena itu tidak mudah. Bahkan, dia menduga, aksi para pencuri ini dikarenakan barang tersebut sudah ada pihak yang memesan. Pasalnya, harga layar alat berat ini mencapai sebesar Rp150 juta.

Baca juga: Mayat di Kali Kobra Gegerkan warga, Ternyata Tersangka Pencurian

”Ini akan kita kembangi lagi, karena untuk yang memesannya sudah pasti ada, dan ini sedang kita kembangkan. Mengingat kejadian serupa kerap terjadi di Bekasi Kota yang sampai saat ini belum diketahui pelakunya,” bebernya.

Di tempat yang sama, pelaku AD mengaku telah melakukan survey sebelum beraksi.
”Saya menggunakan mobil avanza, titik kumpul di pom bensin Kalimalang, Tambun Selatan. Sudah disurvei sebelumnya layar monitor tersebut,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 juncto Pasal 53 KUHP tentang percobaan pencurian dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

Penulis: Jamilah
Editor: Jamilah

Berita Terkini