Senin, Oktober 14, 2019

Pemkab Bekasi Bakal Bangun Pusat Data Nasional Berkelas Internasional Tahun Depan

Bupati Bekasi, Eka Supri Atmaja Meresmikan Proyek Kerja Pemkab Bekasi (Foto: Tribun)

Lintasbekasi.com, Cikarang Pusat – Pusat Data Nasional Berkelas Internasional direncanakan dibangun di Kabupaten Bekasi Tahun Depan. Untuk membangun hal tersebut Pemkab Bekasi berkerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI).

Kerja sama itu berdasarkan hasil pertemuan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dengan Kementerian Kominfo di Ruang Rapat Bupati Bekasi, Senin (16/9/2019). Pembangunan Pusat Data Nasional ini sebagai salah satu perwujudan program strategis nasional. Yakni penguatan infrastruktur e-Government oleh Kementerian Kominfo RI.

“Pemerintah daerah siap mendukung dengan adanya pembangunan Pusat Data Nasional di Kabupaten Bekasi. Tentu saja harapannya Kabupaten Bekasi dapat menerima manfaat yang besar dalam pembangunan pusat data yang bersifat nasional ini,” ungkap Eka.

Kepala Dinas Kominfosantik Kabupaten Bekasi Rohim Sutisna menambahkan, selama ini Indonesia diragukan telah berdaulat secara informasi. Karena belum memiliki infrastruktur TIK dan Pusat Data yang mumpuni.

“Dengan adanya Pusat Data Nasional ini akan mewujudkan kedaulatan informasi. Baik di tingkat pusat maupun daerah,” katanya.

Baca juga: Banyak Memakan Korban, Rahmat Effendi Tanggapi Kecelakaan di Jalan Raya Narogong

Fungsi Pusat Data Nasional

Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan pada Kementerian Kominfo, Bambang Dwi Anggono mengatakan, ada tiga fungsi utama pada Pusat Data Nasional.

Pertama, untuk melayani seluruh pemerintah dari pusat sampai desa. Baik kantor di dalam negeri maupun kantor di luar negeri, seperti KBRI.

Kedua, menyediakan jaringan intra pemerintah dan untuk mengamankan jaringan seluruh Indonesia. Pusat kendalinya berada di data center.

“Lalu ketiga, menyediakan titik penghubung layanan yang berfungsi mengintegrasikan sistem data yang ada di Indonesia menjadi satu data Indonesia. Karena terdapat data-data yang berbeda di masing-masing instansi pemerintahan,” ungkapnya.

Bambang mengatakan, Kabupaten Bekasi merupakan tempat yang paling siap memenuhi 62 persyaratan dalam pembangunan Pusat Data Nasional.

Di antaranya yang utama ialah persyaratan keamanan dan potensi bencana (alam, industri dan sosial), ketersediaan energi, ketersediaan sistem telekomunikasi, pemerataan pembangunan dan prospek kawasan.

Sementara, lahan yang akan digunakan memakai skema hibah atau kerjasama jangka panjang antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Rencananya ada tiga lahan di Kabupaten Bekasi yang telah disurvei untuk program pembangunan tersebut. Yakni di wilayah Delta Silicon Lippo Cikarang, sekitar Komplek Pemkab Bekasi dan sekitar Tol Deltamas.

“Namun saat ini masih dalam tahap diskusi dan pemastian status ketiga lahan tersebut,” kata Bambang.

Pusat Data Nasional yang akan dibangun di Kabupaten Bekasi merupakan pusat data yang paling besar dan berkelas internasional.

Pusat data ini akan menyerap 20 ribu ASN bersertifikasi dengan berbagai macam kemampuan dan skill untuk operasionalnya. Pembangunan Pusat Data Nasional ini rencananya akan mulai dibangun pada 2020.

Penulis: Adinda
Editor: Adinda

Berita Terkini