Jumat, November 22, 2019

Pengelolaan Parkir Oleh Ormas, Kepala Bapenda Diperiksa Polisi

Kepala Bapenda Kota Bekasi, Aan Suhanda. (Foto: Muhammad Azzam/Warta Kota)

Lintasbekasi.com, Bekasi Selatan – Terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan parkir yang dilakukan oleh ormas, Aan Suhanda selaku Kepala Bapenda Kota Bekasi diperiksa polisi dan dicecar sejumlah pertanyaan sekitar 8 jam.

Kuasa hukum Aan Suhanda, RM Purwadi, menjelaskan Aan terpaksa keluar secara sembunyi-sembunyi melewati pintu belakang,

Ia lanjut menjelaskan, hal ini dilakukan untuk menghindari awak media dikarenakan faktor kelelahan usai 8 jam diperiksa polisi.

“Jadi tolong sampaikan mohon maaf karena dari jam 10.00 pagi sampai sekarang baru selesai, maka dari itu dia langsung pulang ke rumah istirahat,” ujar Purwadi, Kamis (7/11/2019).

Baca juga: Dampak Demo Ormas, Dari Luar Negeri Hingga Parkir Mini Market

Selama pemeriksaan, Purwadi mengatakan kliennya bersikap koperatif. Ia dicecar banyak pertanyaan oleh polisi.

“Tadi ada 59 pertanyaan, semua dijawab dengan baik dan benar, intinya dari mulai tupoksinya Bapenda, sampai dengan dia bisa mengeluarkan surat tugas, sampai dengan bagaimana dia mendapatkan uang pungutan di bawah dan bagaimana uang nya sampai ke kas daerah, semua sudah dijelaskan secara lengkap dengan bukti-bukti,”  Purwadi.

Sebelumnya, Bapenda Kota Bekasi memberikan surat tugas kepada sejumlah individu yang diduga ormas.

Hal ini mencuat usai adanya aksi demo ormas meminta minimarket di Bekasi bekerjasama dengan sejumlah ormas pada Rabu (23/10) lalu.

Akan tetapi, rupanya surat tugas itu telah habis masa berlakunya yakni sampai 30 September. Saat itu Aan hadir melakukan mediasi, hingga meminta kesediaan minimarket untuk bekerja sama dengan ormas terkait pengelolaan parkir minimarket.

Baca juga: Viral di Media Sosial, Perwakilan Ormas Bekasi Minta Maaf

Penulis: Ridho
Editor: Ridho

Berita Terkini