Senin, Oktober 14, 2019

Polisi Minta Pemkot Bekasi Serta Pihak Sekolah Turun Tangan Cegah Pelajar Untuk Ikut Aksi di Jakarta

Ratusan pelajar SMA/SMK di Bekasi digiring Polres Metro Bekasi Kota, saat hendak menuju ke Gedung DPR/MPR Jakarta (Foto: Muhammad Azzam/Tribun)

Lintasbekasi.com, Bekasi Selatan – Polres Metro Bekasi Kota meminta Pemerintah Kota Bekasi ikut turun tangan dalam mencegah para pelajar ikut turut ke jalan. Pasalnya, para pelajar tersebut malah membuat sejumlah kegaduhan.

Selain dinilai tidak tepat, pelajar yang ikut aksi ke Gedung DPR juga membuat tindakan anarkis dan pegerusakan. Permintaan itu juga disampaikan menyusul diamankannya ratusan pelajar tingkat SMA/ SMK yang hendak ke Gedung DPR/MPR di Senayan, Jakarta.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Arman menyampaikan, persoalan ini bukan tugas kepolisian, tapi juga sekolah, Dinas Pendidikan, orangtua dan berbagai pihak lainnya. Memang mereka tidak bawa senjata tajam, tapi karena jumlah masih dan cukup banyak ini yang sangat bahaya.

Ia juga menilai ikutnya para pelajar ini menyampaikan pendapat tidak relevan. Contohnya, ketika ditanya tujuan melakukan aksi demo saja mereka tidak tahu apa-apa.

“Jadi ketika ditanya disana mau demo tentang apa mereka engga tahu, disuruh jelasin tuntutannya apa saja mereka bingung jawabnya, jadi memang kesannya ini mereka hanya ikut-ikutan saja,” ungkap Arman.

Polisi juga mencuriga pergerakan para pelajar ke Gedung DPR Jakarta ini ada yang menggerakkan.

“Kalau dilihat polanya itu sama ya ditiap-tiap wilayah. Kita akan mencari tahu siapa yang menggerakan dan mengajak mereka ini. Kita masih akan menggali dan mendalami dalang atau penggerak para pelajar ini untuk aksi ke Gedung DPR Jakarta,” tandasnya.

Baca juga: 123 Pelajar SMK Digiring ke Markas Polres Metro Kota Bekasi Terkait Demo di Gedung DPR

Sebelumnya diberitakan, ratusan pelajar SMA/ SMK di Bekasi digiring Polres Metro Bekasi Kota, saat hendak menuju ke Gedung DPR/MPR Jakarta, pada Rabu (25/9/2019).

Mereka pun dikumpulkan di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota. Satu persatu mereka didata, mulai dari nama, asal sekolah, alamat rumah, hingga nomor orangtua atau guru yang bisa dihubungi.

Kini mereka juga menunggu kedatangan pihak orangtua maupun sekolah. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Arman mengatakan total ada sebanyak 123 orang pelajar yang diamankan.

Arman menyebut pencegahan para pelajar menuju ke Jakarta ini upaya preventif supaya tidak terjadi keos lebih besar di Jakarta.”Ini terjadi serentak gini tiap daerah bahaya kalau kita tidak cegah,” tandasnya.

Adapun alasan para pelajar itu menuju ke Jakarta akibat dari seruan ajakan di media sosial.

“Jadi mereka ini ikut-ikutan, engga tahu apa tujuannya disana nanti. Mereka ini beda rasionalitasnya dengan mahasiswa, bukan demo yang ada malah niat membuat keributan atau keonaran,” ucap Arman.

Adapun sejumlah orangtua pelajar yang telah memjemput anaknya. Kepolisian berharap pihak sekolah dalam memberikan pembinaan terhadap pelajar tersebut.

“Kami juga minta orangtua buat lakukan pembinaan dan pengawasan terhadap anaknya ini,” tutupnya.

Baca juga: Diajak Alumni ke Senayan, 410 Pelajar Bekasi Diamankan Polisi

Penulis : Adinda
Editor : Adinda

Berita Terkini