Senin, Oktober 14, 2019

Sosok Eko Seorang Go-jek dengan Sepeda Ontelnya, Kini Ia Dapatkan Motor

Seorang Driver Ojek Online yang Menggunakan Sepeda Ontel (Foto: Istimewa)

Lintasbekasi.com, Rawalumbu – Eko Susilo (47) yang bekerja sebagai Go-jek tak menyangka akan menjadi perbincangan warganet. Hal itu terkait ia mengantarkan makanan mengunakan sepeda ontel.

Viralnya aktivitas Eko tersebut, pertama kali diunggah oleh akun Twitter @auraraurr yang merupakan pelanggannya pada Minggu (8/9/2019).

Pasalnya, Eko terpaksa menggunakan sepeda ontel setelah motor bebeknya rusak sejak dua bulan lalu.

Ia sudah berusaha memperbaiki, namun motornya beberapa kali kembali rusak. Eko sempat khawatir dirinya bakal diputus dari kemitraan GoJek usai viral dan menyalahi aturan.

Namun, Alvita Chen selaku Sr. Manager Corporate Affairs Gojek menerangkan, bahwa GoJek memberikan penghargaan Driver Jempolan kepada Eko Susilo.

“Kami mengapresiasi semangat pantang menyerah Bapak Eko. Untuk itu kami berikan beliau penghargaan Driver Jempolan terdiri dari program Tabungan Siaga GoJek Swadaya sebesar 10 juta, atribut terbaru serta tas khusus pengantaran makanan terbaru dari GoFood,” ujarnya.

Alvita juga mengatakan GoJek sangat menghargai para driver yang bersungguh-sungguh berjuang untuk keluarga dan customer-nya. Sosok Eko Susilo, imbuhnya merupakan contoh nyata.

Ia juga berharap, kegigihan Eko Susilo bisa menjadi contoh bagi driver GoJek lainnya.

Selain mendapatkan tabungan senilai 10 juta, pria yang berdomisili di Kelurahan Sepanjangjaya, Rawalumbu Bekasi ini juga dihadiahi sepeda motor dari penggalangan dana di platform KitaBisa.

Baca juga: Eko Susilo Driver Go-jek Gunakan Sepeda untuk Antar Makanan

“Kami mengalokasikan sebagian donasi yang terkumpul untuk memberikan sebuah motor baru untuk Pak Eko agar beliau dapat leluasa beraktivitas. Sisa donasi akan kami salurkan kepada yang lain yang sedang berjuang dan membutuhkan bantuan juga” ujar Indrato, Campaign Monitor Specialist KitaBisa.

Sebelumnya, Eko Susilo mengaku sering kena semprot pelanggannya lantaran terlalu lama dalam mengantar pesanan. Selama ini, Eko hanya fokus pada pengantaran Go-Food.

“Customer komplainnya kok agak lama, saya jawab, ‘Maaf Bu, motor lagi rusak’. Ngomong terus terang, gitu. Ya kaget mereka,” kata Eko dikutip dari Kompas.com (11/9/2019).

Namun ia senang karena selama ini tetap sering mendapatkan bintang lima.

Perjuangan Eko mengayuh sepeda ontel untuk mengantar makanan kepada para customer membutuhkan kerja ekstra. Telebih selama ini, ia harus melewati beberapa jalan layang serta berkompetisi dengan kendaraan lain, termasuk truk-truk berat di Bekasi yang berdebu.

Lantaran kerapkali jarak yang ditempuh lumayan jauh, membuat Eko harus mengantar makanan bagai kalong, mengayuh hingga malam hari.

Ia mulai bekerja alias nge- GoJek sekitar pukul 09.00 pagi. Siang hari, ia pulang ke rumah untuk istirahat, lalu kembali wara-wiri selepas magrib.

Penulis: Jamilah
Editor: Jamilah

Berita Terkini