Senin, September 23, 2019

Tri Adhianto: Kejadian Kekerasan di Kalangan Pelajar Terjadi Karena Kurang Perhatian Guru

Ilustrasi Pemukulan (Sumber: kuburayaonline.com)

Lintasbekasi.com, Bekasi Selatan – Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto angkat bicara terkait kasus bullying antarpelajar, yang menurutnya minimnya budaya disiplin. Katanya, hasil data statistik, kenakalan remaja juga terjadi karena waktu luang yang digunakan secara optimal.

“Ini kan lokasi kekerasannya tidak jauh dari sekolah. Kejadian kekerasan di kalangan pelajar terjadi karena kurangnya perhatian guru kepada siswa,” katanya, Minggu (25/8/2019).

Lanjut Tri, ia menilai sekolah gagal menjalankan program peningkatan kreativitas pelajar.

“Ini kurang perhatian dari sekolah, siswa harusnya banyak disibukkan kegiatan positif seperti ekstrakulikuler, sepertinya ini tidak berjalan dengan baik,” ucap suami Wiwiek Hargono ini.

Baca juga: Akhirnya Polisi Tahan 3 Senior yang Melakukan Persekusi Siswi SMK

Sewaktu datang ke konferensi pers di Mapolres Metro Bekasi Kota pada Rabu (21/8/2019), wali kelas korban G, Suroto Budiyanto, mengaku tidak mengetahui karena kejadian berada di luar sekolah.

“Jadi, kami sedang mempersiapkan HUT RI, kan jam 12.30 siswa-siswi sudah pada pulang. Kami sama OSIS mau menyiapkan perlombaan, kami enggak tau soal pengeroyokan ini,” ungkap Suroto.

Seusai kejadian pihak sekolah tidak tahu, karena sewaktu izin tidak masuk, orangtua G mengatakan anaknya sakit. Saat itu orangtua korban belum mengetahui anaknya menjadi korban penganiayaan.

Orangtua G baru mengetahui bahwa anaknya menjadi korban penganiayaan pada Senin (19/8/2019).

“Kami akan selalu memberikan pembinaanlah kepada anak-anak yang lain agar tidak terjadi seperti ini, sekaligus memberikan sanksi bagi yang melanggar peraturan di sekolah,” kata Suroto.

“Mungkin sanksinya, ya dikeluarkan, dikembalikan ke orangtuanya. Mungkin ya jika mereka korban dan pelaku sudah enggak nyaman, kalau misalnya tidak bisa diatur guru,” demikian Suroto.

Baca juga: Dipersekusi Senior, Siswi SMK di Bekasi Trauma Hingga Enggan Masuk Sekolah

Penulis: Jamilah
Editor: Jamilah

Berita Terkini